Jumat, 22 April 2011

MANAJEMEN DAN MANAJER

MANAJEMEN DAN MANAJER


A.    MANAJEMEN.

Pengertian manajemen sangat luas. Dalam kenyataannya tidak ada definisi manajemen yang bersifat universal. Bahakan setiap ahli memberikan definisi yang berbeda-beda tentang manajemen.

·         Menurut Marry parker follet. Manajemen yaitu seni dalam menyelesaikan pekerjaan melalui orang lain, sedangkan

·         Menurut Stoner Manajemen yaitu proses perencanaan, perorganisasi, pengaraha dan pengawasan usaha-usaha para anggota organisasi dan penggunaan sumberbaya-sumberdaya organisasi lainnya agar mencapai tujuan organisasi yang telah ditetapkan.

Jika dari definisi diatas dapat kita simpulkan bahwa manajemen yaitu ilmu atau cara melakukan organisasi atau perusahaan untuk mencapai tujuan organisasi yang telah ditetapkan.

B.     MANAJER.

1.      Pengertian Manajer.

Secara umum manajer berarti setiap orang yang mempunyai tanggung jawab atas bawahan dan sumberdaya-sumberdaya organisasi lainnya. Seperti halnya manajemen, manajer juga terdapat disemua tipe organisasi. Ada banyak tipe manajer dengan tugas dan tanggung jawap yang berbeda.
Manajer dapat dikelasifikasikan dengan 2 (dua) cara :

o   Menurut tingkat dalam organisasi.
o   Menurut kegiatan-kegiatan dalam organisasi.

o   Manajer menurut tingkat dalam organisasi.

§  Manajer Lini (pertama).

Tingkat paling rendah dalam suatu organisasi yang memimpin dan mengawasi tenaga-tenaga operasional, disebut manajemen lini (garis). Contohnya mandor dalam pabrik dan lain-lain.

§  Manajer menengah.

Manajer menengah juga sering disebut manajer departemen, kepala pengawas. Para manajer menengah membawahi dan mengarahkan kegiatan-kegiatan para manajer lainnya dan kadang-kadang juga karyawan operasional.

§  Manajer puncak.

Manajer puncak bertanggung jawab atas keseluruhan manajemen organisasi, bias disebut direktur, preseden, dan sebagainya.
Adanya perbedaan tingkatan manajemen menyebabkan perbedaan pula pada fungsi-fungsi manajemen yang dilaksanakan. Ada 2 (dua) fungsi utama manajemen yaitu :


ü  Manajemen administeratif.

Manajemen administeratif lebih berurusan dengan penetapan tujuan dan kemudian perencanaan, penyusunan kepegawaian kegiatan-kegiatan untuk mencapai tujuan.

ü  Manajemen operatif.

Manajemen operatif lebih mencakup kegiatan motivasi, supervisi dan komunikasi dengan para kariawan untuk mengarahkan mereka untuk mencapai hal-hal secara efektif.

o   Manajer menurut kegiatan-kegiatan dalam organisasi.

v   Manajer fungsional.

Manajer fungsional mempunyai tanggung jawab hannya satu kegiatan organisasi, seperti produksi, pemasaran, keuangan dan akuntansi.

v   Manajer umum.

Manajer umum mempunyai tanggung jawab mengatur, mengawasi dan bertanggung jawab atas satuan kerja keseluruhan atau divisi operasi yang semua atau beberapa kegiatan-kegiatan fungsional satuan karja.



2.   Fungsi-fungsi Yang Dilakukan Manajer.
 
Adapun fungsi-fungsi yang harus di laksanakan seorang  manajer antara lain :

a.       Perencanaan

.Rencana-rencana dibutuhkan untuk memberikan kepada organisasi tujuan-tujuannya dan menetapkan prosedur terbaik untuk mencapai tujuan-tujuan itu.
Adapun hal-hal yang perlu di rencanakan antara lain :
§  Pemilihan atau penetapan tujuan-tujuan organisasi
§  Penentuan strategi, kebijakan, proyek, program, prosedur, anggaran dan standar yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan.
Semua fungsi lainnya sangat tergantung pada fungsi ini, dimana fungsi lain tidak akan berhasil tampa perencanaan.

b    Pengorganisasian.

Adapun hal-hal yang termasuk dalam pengorganisasian antara lain :

§  Penentuan sumberdaya-sumberdaya dan kegiatan-kegiatan yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan organisasi.
§  Perencanaan suatu organisasi atau kelompok kerja yang akan. dapat membawa hal-hal tersebut. Kearah tujuan.
§  Penugasan tanggung jawab tertentu.
§  Pendelegasi wewenang yang di perlukan kepada individu-individu untuk melakukan tugasnya.
c    Penyusunan personalia (staffing).

Penyusunan personalia yaitu penarikan, latihan dan pengembangan, serta penempatan dan pemberian orientasi para karyawan dalam lingkungan kerja yang menguntungkan dan produktif.

d    Pengarahan (Leading).

Adapun fungsi pengarahan secara sederhana adalah untuk membuat atau mendapatkan para karyawan yang melakukan apa yang diinginkan, dan harus meleka lakukan. Fungsi ini meliputi gaya, kualitas dan kekuasaan pemimpin serta kegiatan kepemimpinan seperti motivasi, disiplin dan komunikasi.

e    Pengawasan.

Pengawasan (controlling) adalah penemuan dan penerapan cara dan peralatan untuk menjamin bawahan rencana telah dilaksanakan sesuai dengan yang telah ditetapkan. Hal ini dapat dapat positif atau negative.
§  Pengawasan positif mencoba untuk mengetahui apakah tujuan organisasi di capai dengan efisien dan efektif sedangkan
§  Pengawasan negative mencoba untuk menjamin bahwa kegiatan yang tidak diinginkan atau dibutuhkan terjadi atau terjadi kembali.
Semua fungsi-fungsi manajemen ini harus di laksanakan oleh manajer kapan saja dan dimana saja kelompok-kelompok di organisasi, walaupun ada perbedaan tipe organisasi, jabatan-jabatan fungsional, dan tingkatan manajemen yang berbeda.  
  3. Kegiatan Atau Tugas-tugas Manajer.

Adapun tugas-tugas manajer yang sangat penting antara lain :

a.       Manajer bekerja dengan dan melalui orang lain.

Maksutnya manajer bekerja bukan hannya dengan atasan atau dengan bawahan saja tapi juga dengan manajer-manajer lainnya dalam organisasi serta para supplier, langganan dan sebagainya.

b.      Manajer memadukan dan menyeimbangkan tujuan-tujuan yang saling bertentangan dan menetapkan prioritas-prioritas.

c.       Manajer harus bertanggung jawab dan mempertanggung jawabkan.

Maksutnya para manajer ditugaskan untuk mengelola pekerjaan nya secara sukses. Selain itu manajer juga bertanggung jawab atas tugas bawahannya. Sukses atau gagalnya bawahan adalah cermin langsung sukses atau gagalnya seorang manjer.

d.      Manajer harus berfikir secara analitis dan konsepsual.

Maksutnya manajer harus mampu memisah-misahkan masalah dan juga harus mampu memandang keseluruhan tugas dan mengaitkan tugas dengan tugas-tugas lain kemudian mencari penyelesaiannya.




e.       Manajer adalah seorang mediator.

Organisasi terdiri dari banyak orang, kadang-kadang mereka saling tidak setuju atau bertentangan, jika ini terjadi maka organisasi akan hancur, oleh sebab itu seorang manajer harus bisa menjadi modiator (penengah).

f.       Manajer adalah seorang politikus.

Setiap manajer harus bisa bermain politik untuk mendapat dukungan atas kegiatan-kegiatan dan usulan-usulannya. Misalnya menjalin hubungan baik dengan manajer dengan organisasi lainnya

g.      Manajer mengambil keputusan-keputusan sulit.

Seorang manajer harus mampu atau dihadapkan bisa menemukan pemecahan berbagai masalah yang sulit dan mengambil berbagai keputusan yang akurat.

4.   Peranan-peranan Manajer.

Menurut hasil mintzberg peranan-peranan manajer di kelompokan menjadi 3 (tiga) bidang :

a)      Peranan antar peribadi.
Contoh :    -     Pemuka simbolis
Misalnya menerima dan menjamu tamu, menghadiri perkawinan karyawan dan upacara-upacara lainnya.
-          Pemimpin
Misalnya memimpin, mendidik, mengatur, memberikan motifasi, dan nasehat pada bawahannya.
-          Perantara
Misalnya berhubungan dengan pihak luar seperti klien, pemerintah,partner dan sebagainya.                             
      
b)      Peranan informasi.
Contoh :                                                  - Monitoring informasi.
                  - Penerus informasi.
                  - Sebagai perwakilan.
         
c)      Peranan pembuat keputusan.
Contoh :    - Inisiatif dan Kreatif.
                  - Penangkal kesulitan.
                  - Pengalokasian sumbangan
   Misalnya : Kepada siapa, untuk apa, kapan sumbernya dialokasikan.
                  - Negotiator
   Misalnya : Perubahan dengan buruk, klien dan pihak-pihak lain.

5.   Keterampilan-keterampilan Manajerial.

Untuk menjadi manajer yang efektif harus memiliki keterampilan-keterampilan tertentu sebagai berikut :

·         Keterampilan konsepsual.

Yaitu : kemampuan mental untuk mengkordinasikan dan mengintegrasikan seluruh kepentingan dan kegiatan organisasi.
·         Keterampilan kemanusiaan.

Yaitu : kemampuan untuk bekerja dengan memahami dan memotivasi oranglain baik sebagai individu ataupun kelompok. Hal ini diperlukan agar manajer dapat partisipasi dan mengarahkan kelompoknya dalam pencapaian tujuan.
 
·         Keterampilan administrative.

Yaitu : seluruh keterampilan yang berkaitan dengan perencanaan, pengorganisasian, penyusunan kepegawaian dan pengawasan. Keterampilan ini mencakup kemampuan untuk kebijakan dan prosedur, mengelola dengan anggaran terbatas dan sebagainya.

·         Keterampilan teknik.

Yaitu : kemampuan untuk menggunakan peralatan-peralatan, prosedur-prosedur, atau trik-trik dari satu bidang tartentu seperti, akuntansi, produksi, penjualan pemesanan dan sebagainya.

Setiap keterampilan harus dimiliki oleh setiap manajer, hannya untuk tingkatan manajemen yang berbeda akan berbeda pula produksi masing-masing kebutuhan atas keterampilan-keterampilan tersebut.

Sebagai contoh : manajer puncak lebih membutuhkan keterampilan konsepsual, dibandingkan manajer lini yang lebih membutuhkan keterampilan teknik.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar